Bahagia dan Ketulusan

Semuanya indah, ketika hidupku begitu barokah,
Kasih Tuhan tak pernah tersaingi,
Melihat mereka yang saling mengasihi tiada henti
Tiada peduli kumuh ataupun rapi,
Tetap terus memberi,

Bukankah ku malu, ketika hidupku terasa rindu pada hal yang tak menentu,
Padahal dia sudah hadir dihadapanku,
Duhai bahagiaku,
Akhirnya hadirmu buatku tersadar
Bahwa bahagia tak hanya ungkapan,
Gembira tak hanya berbatas teriakan
Tapi tenang nan damai, adalah impian banyak orang

Mata lelah, dahiku pun tak bisa lagi merebah
Namun sedikitpun tak menggugah,
Niatku tuk berpisah,
Terlepas dari derita yang tiada manfaat,
Yang hanya sediakan mudhorot

Orang baik bertemu orang baik,
Itulah tema hari ini,
Banyak teman, banyak kenikmatan,
Apalagi ketika mereka sepaham
Bahwa pengkhianatan bukan hal yang patut dipikirkan

Maksiat buatku terus bertobat,
Dan bertabur nikmat penuh khidmat,
Dalam dzikir sebagai pengingat

Ayo terus berjuang memupuk kebahagiaan
Agar ketulusan tak enggan untuk tinggal
Jadikan Cinta terbesar
Hanya dipersembahkan kepada Tuhan

Comments