Surat cinta untukmu pangeranku, kau senantiasa hadir dalam mimpiku, ditengah kerlingan indah matamu, aku benar2 merasakan indahnya dunia bersamamu. Kau terus berjalan, dan aku terus mendo'akan. Meski kau tak pernah hadir dalam dunia nyataku tapi rasamu dan rasaku tetap bersatu dalam dunia khayalku, meluapkan ungkapan cinta sedalam samudra dan seluas angkasa. Aku tak pernah memaksa kau pindah dunia hanya untuk buatku bahagia. Biarlah kita tetap bersama dalam dunia yang beda namun jantung dan jiwa tetap berdua. Aku dapat merasakan setiap hembusan harum nafasmu, yang begitu meneduhkan hatiku, sehingga tak ada lain inginku, hanya dirimu. Duhai sang Pujangga, izinkan aku terus mencinta meski kau telah berdua. Manis senyum mu sudah cukup menentramkan jiwaku yang menghela dalam keelembutan asmara hati setengah rasa bulan purnama. Laksana dewa yang melirik mata guna rasa pandang pada belahan jiwa si Dewi Jingga.
Pangeranku, janganlah pernah lari dariku meski nafasku tak lagi beradu dengan keramaian dunia ini. Meski rindu ku tak memuncak disinggahsana dunia. Cintailah aku.., yang menanti mu disetiap malam ku. Tak perlu ragu karna rinduku hanya satu. Satu ketenangan, dua kemenangan, dan tiga kebahagiaan. Dalam relung hati riang gemerlap, decak kagum insan berharap siang dapat meredupkan sinarnya sehingga màlamku segera datang hadirkan Pujangga sang dunia malam.
Comments
Post a Comment