Masih ku simpan...,
Tersimpan semuanya secara rapi
Menjaga diri, menjaga hati
Sedang getol2 nya tingkatkan kualitas
Karena ingin baik
Dan berharap yang terbaik.
Siapa? Knp? Dmn?
Tdk ada jawabannya. Tapi aku dalam kesabaran sesungguhnya.
Pak Ustadz mengatakan bahwa sabar adalah wakil kata daripada proses aktif kehidupan. Jadi aku sedang aktif. Terus semakin aktif, dari segala bidang. Mulai dari kesehatan lahir batin, kecantikan. Terus belajar..., aku terus belajar jadi baik. Jadi sahabat yg baik, jadi guru yg baik, jadi anak yg baik, jadi teman yg baik, jadi santri yg baik ditempatku nyantri saat ini. Semuanya sedang diusahkan jadi baik.
Ketika Tuhan mengatakan disuroh An Naba, juz 30, bahwa setiap manusia ditakdirkan berpasang2 an, maka sudah semestinya aku persiapkan jodohku yang akan datang. Bermodalkan keyakinan dan pemahaman bahwa jodoh adalah cerminan. Hari ini aku mulai semuanya. Segala sesuatunya sedang kupersiapkan. Jodoh apa yang kudambakan kumulai dari diriku sendiri. Sebagaimana apa yang sudah kuterapkan dalam proses pembelajaran, kharakter Mahasiswa seperti apa yg aku inginkan, maka akan kumulai dari diriku sendiri, kala ku ingin mereka yang baik dan memahami diriku, maka aku juga siap dengan segenap hati memahami kondisi mereka dengan menjadi pendengar yang baik bagi setiap tahapan kehidupan, Hari ini aku ingin seorang jodoh yg bersih dan rapi, semuanya sudah kumulai, perawatan wajah, kulit, rambut. Beranjak kepada kesehatan, makan yg teratur, buah dan sayur dgn sedikit konsumsi karbohidrat. Ibadah yang terus meningkat dan istiqomah. Tilawah yg ditambah, sesuai dgn apa kata Kak Indah seorang akhwat, sahabatku diasrama yg selalu bersama menghafal ayat2 suci Al qur'an, yang 2 minggu setelah lebaran akan melangsungkan pernikahan duuuhhhh senangnya.., barokallah......., yg pasti proses pernikahan secara syar'i dengan proses ta'aruf melalui peran murobbi, Kak Indah bertutur bahwa "punya target membaca Al qur'an setiap hari minimal 2 juz" sebagai ujar2an menjelang pernikahan.
Aku pun demikian, dihari Ramadhan menjelang idul fitri akan disusul juga hari miladku pada pertengahan bulan juli, maka dihari itu genap usiaku 32 tahun. Tak berani berharap banyak. Ini hanyalah ikhtiar menyambut seorang jodoh pilihan Tuhan. Jika ia datang paling tidak, aku tak lagi kewalahan. Tinggal bawakan rombongan melamar, beserta tuan kadi dan hantaran, maka aku kan siap dibawa pulang oleh mu sang pangeran impian.
Hadeehhh.. kesannya aku lebay, tapi inilah perasaan. Yang tak bisa dialpakan. Butuh perhatian sebagai wujud manusia beriman. Karna tugasku sangatlah banyak, membentuk pribadi kuat sebagai insan cemerlang. Yang suatu hari akan melahirkan penerus generasi keimanan, yang tangguh lagi sopan, agar Islam benar2 tercermin sebagai agama yang membawa rahmat keseluruh alam.
Jika lebaran, sering identik dgn kode H -1, or H-2 dan seterusnya..,
Tidak dengan diriku. Ibarat penelitian, maka aku tergolong jenis penelitian kualitatif, jadi waktuku tidak bisa diwakilkan dengan angka. Inilah dia kisahku sederhana, persiapan menjadi wanita pertama, bagi pria sholeh, dambaan Mama dan Papa.
Ayo segera datang kutunggu kehadiranmu, duhai pangeran impian. Jangan lupa kokohkan iman. Pesanku tetap tegakkan tahajud malam, agar ridho Tuhan semakin berkenan, dilimpahkan dalam hubungan yang dasarnya adalah Cinta Tuhan.
Comments
Post a Comment