Membagi dan berbagi dipagi hari, semoga bisa meringankan hati Sahabatku yang cantik nan sholihah...
Apakah kehidupan ini?..
Kebanyakan manusia tak memaknai, khawatir dan terus khawatir karena mereka sering berfikir bahwa dunia adalah segalanya, bahwa dunia akan abadi selama - lamanya. Namun sejatinya, dunia adalah proses pembelajaran yang setiap hari selalu ditambahi ilmu pengetahuan bagi orang - orang yang berfikir. Hal yang ironi terjadi manusia kebanyakan tak mengerti, keluhan demi keluhan diucapkan dikarenakan begitu kekhawatiran.
Alangkah malunya diri ini bila dunia dianggap abadi, sementara Allah adalah tujuan diri untuk gapai kehidupan yang sejati. Bahagia ketika apa yang dipikirkan dan apa yang diarasakan dihati dan apa yang dimiliki dijiwa dtujukan untuk menjemput ridho Allah. Maka sekecil apapun hal yang dilakukan akan bernilai Ibadah. Hela nafas yang kita lakukan setiap hari tak terlepas dari kebesaran dan keagungan Allah, namun kita tetap sering mengeluh.
Pernahkah kita terpikir siapa yang mengenyangkan perut kita. Pernahkah kita terpikir siapa yang menenangkan hati kita. Pernahkah kita terpikir siapa yang mendamaikan jiwa kita. Hanya Allah Subhanahu wata'ala semata yang Maha Kuasa lagi Maha bijaksana. Bila dirimu masih ragu, lihatlah mereka yang bergelimang harta, apakah hidupnya bahagia??? Perhatikanlah mereka yang berada ditepi sungai dengan makan ala kadarnya, hujan kebocoran dan panas kepanasan, apakah mereka mengeluh??. Apakah mereka tidak bahagia??? Allah sajalah pengisi hati seluruh manusia. Apa yang kita rasakan seluruhnya adalah pemberian rahmat dari Allah. Apa yang kita miliki segalanya adalah titipan Allah.... TITIPAN!!! sesuatu yang dititip bukanlah milik kita, sesuatu yang dititip akan dikembalikan seperti semula. Apakah hatimu baik?. Apakah hatimu sehat?. Apakah hatimu bersih??? Lihatlah.., bacalah.., pelajari dan pahamilah ketika Allah berfirman dalam suroh Al fajr, juz 30 ayat ke 27&28 bahwa Allah menegaskan bahwa hanya hati yang baik dan tenang yang akan kembali kepada Allah, hati yang diridhoi Allah. Maka pesankan baik - baik agar hatimu selalu terjaga karena suatu hari akan diminta pertanggungjawabannya. Begitu juga ayat pertama yang diturunkan Allah dalam suroh Al 'alaq mengenai membaca, yang tak terlepas dari makna belajar.., bacalah segala bahagian kehidupan.., pelajarilah..., pahami dan amalkan hasilnya.
Jangan gusar apa yang terjadi dalam hidup ini karena kita hanya menjalani perintah Allah. Kita hanya memerankan scenario yang Allah buat. Kita hanya diminta untuk ta'at dan beribadah. Bukan hanya ibadah dalam pandangan syari'at namun apa yang kita lakukan sebagai fitrahnya makhluk akan bernilai ibadah bila diniatkan karena Allah.
Jangan menyerah..., jangan mau susah. Hidup susah hanya milik orang yang lupa ibadah. Hidupmu akan berkah bila segala hidup dipersembahkan kepada Allah. Allah lagi..., Allah terus..., Allah selamanya. Bila hidupmu masih susah, maka perbaikilah kualitas ibadah. Maka gunakanlah setiap waktumu untuk ibadah. Kenapa dengan urusan dunia??. Lakukanlah segalanya karena Allah. Berpegang teguhlah dengan petunjuk Allah. Mau bahagia ??. CINTAI ALLAH, Mau damai TETAPKAN ALLAH DIHATIMU, bila kau masih gundah karena merasa kehilangan arah maka bacalah petunjuk dari Allah, panduan kehidupan AL QUR'AN AL KARIM, apa yang akan kau tanya ada jawabannya. Jalan mana yang ingin kau tempuh ada petunjuk arahnya.
Jadi jangan mau susah, jangan mau marah - marah bila itu karena dirimu yang tak pernah amanah dalam menjaga titipan Allah. Hati - hati dengan hatimu, bila iman dan taqwa tak kau hadirkan makan hatimu akan mati secara perlahan. Ayo sama - sama ajukan permohonan agar Allah tetapkan hati kita dalam keistiqomahan. Awali hari dengan bacaan Al qur'an agar diri ini dapatkan vitamin kehidupan.
JANGAN MAU SUSAH.., JANGAN MAU HIDUP SUSAH, JANGAN BERTEMAN DENGAN AMARAH, KARENA KAU PASTI AKAN MUSNAH.
JANGAN MAU SUSAH.., KARENA DENGAN ALLAH HIDUP AKAN SELALU INDAH
JANGAN MAU SUSAH..,
HIDUP ADALAH IBADAH KEPADA ALLAH
#Wariyatiberbagi#Wariyatibelajar#Wariyatimencintai#Wariyatisedangperbaikidiri
Comments
Post a Comment