May 15th 2019, Wednesday
Cerita kehidupan yang silih berganti dan terus
berkelanjutan tak akan ada kesudahan. Jika suatu chapter usai maka akan
berlanjut dengan cerita kisah di chapter berikutnya. Begitu juga dengan
lakonnya. Ketika seorang pemain telah berakhir, usai dengan kisah ceritanya
maka episode selanjutnya akan dilanjutkan oleh actor lakon berikutnya dengan
buku yang hamper serupa tetapi diisi dengan chapter – chapter yang jauh
berbeda. Hanya putaran, hidup adalah putaran waktu yang berkesinambungan. Semua
saling menguatkan dan berkaitan. Usai diawal dan berlanjut dipertengahan
perjalanan kehidupan. Bergelimang tanya dalam kehidupan ini bak sebuah persepsi
yang tiada dapat dipahami. Kenapa….? Ya karena ini adalah sebuah teka teki
kehiudpan yang sebuah pertanyaan tidak disediakan jawaban yang selalu ditemukan
dalam buku pelajaran. Tapi hidup adalah teka teki jika kita berlaku bijak maka
kita kan mengerti kenapa semua ini terjadi. Ukiran kisah demi terus
berkelanjutan tetapi jarang yang memiliki pemahaman untuk menyimpulkan sebuah
sebab dari kejadian. Semua seolah sepakat untuk membuat penghakiman, mencari
sasaran untuk pelampiasan bahwa sebuah kemarahan adalah jawaban. Manusia memiliki
akal budi, yang sudah semestinya setiap pribadi dapat membenahi diri. Namun nyata
dan realita, kehidupan banyak memberi ruang hampa, karena manusia hanya
lampiaskan dengan kemaunnya saja. Tahukah kita, hidup adalah script yang
ditulis Tuhan, dan improvisasi dari manusia masih diijinkan. Kegundahan dan
kegalauan akan ditemukan ketika niat diri mengabdi semakin hari semakin
berkurang. Manusia selain miliki kebijaksanaan dalam akal juga harus bertaut
dengan kuatnya iman dan ihsan agar hidup tak terasa begitu memberatkan. Semua yang
ingin disampaikan bahwa ilmu manusia tergantung seberapa bijaksana dan berperannya
iman dengan ketaqwaan yang akan memfasilitasi diri serang insan dalam menemukan
jawaban kehidupan. Aku dan dirimu…., iya.. dirimu yang menatap rangkaian huruf
ini sehinggan menjadi kata bertaut kaut yang memiliki makna, sebenarnya sedang
belajar membaca literasi kehidupan dengan menetapkan sebuah rumus matematika
beriringan dengan fisika agar gaya Tarik menarik hidup lebih bermakna.
Apa……
Ya…., sebuah kehidupan tidak akan berakhir
dengan air mata. Sebuah kehidupan tak akan berhasil dengan kegembiraan sebuah
cinta manusia. Hati…., sebuah hati yang lapang yang ditaukan kepada Tuhan yang
akan memberi kekuatan. Manusia banyak beri pengharapan sehingga terciptalah
banyak kekecewaan, karena pengaharapan itu ditujukan pada insan. Jangan berlaku
masabodoh atau bukan pura – pura tidak paham bahwa kehidupan adalah sebuah
pelayanan. Semakin baik hal itu dilakukan maka semakin baik feed back yang
didapatkan. Bukan sebuah kemunafikan atau menfikan keadaan, tapi fakta
kehidupan menunjukkan demikian. Ketulusan antar insan adalah laksana khayalan
didunia kisah legenda semata.
Comments
Post a Comment